Suami di Bitung Aniaya Anak dan Istrinya

0
182
Ilustrasi Penganiayaan Foto: Kompas

RADARNASIONAL –  Sebuah video yang menunjukkan seorang suami diduga aniaya anak dan istri di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), viral di media sosial (Medsos).

Dalam video itu, tampak awalnya sang istri sedang marah-marah kepada suaminya, karena merasa tak diberikan uang belanja untuk dirinya. Terdengar jika sang istri marah karena walaupun memiliki uang Rp 200 ribu, si suami tak juga memberinya uang.

Si suami pun naik pitam dan melempar sesuatu ke arah istri yang sedang merekam video. Kemudian suami tersebut langsung bergegas ke arah istrinya. Terlihat ada anak kecil yang tak menggunakan baju ikut diangkat oleh pria tersebut. Selanjutnya, tak terlihat lagi adegan apa yang terjadi, tapi diduga jika telah terjadi tindak pidana KDRT.

Setelah viral, pihak Polres Bitung melalui Polsek Maesa, langsung mengamankan terduga pelaku KDRT berinisial AT (19) di tempat kos, sekaligus tempat yang ada di rekaman video viral itu.

Kapolres Bitung, AKBP Bambang Souissa melalui Kasi Humas, Ipda Iwan Setyabudi mengatakan jika terduga pelaku kini diamankan di Polsek Maesa, sejak Senin (15/5) malam.

“Saat ini terduga pelaku sementara diamankan di Polsek Maesa Polres Bitung. Akan kita panggil keluarga kedua belah pihak untuk mediasi,” ujar Iwan, Selasa (16/5).

Menurut Iwan, adapun kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa, Senin (15/5) sekitar pukul 16.00 Wita. Berawal ketika pelaku AT baru pulang kerja kembali ke tempat kos yang mereka sewa.

Sesampainya di kos tersebut, AT kesal dengan istrinya PM (19), setelah melihat anak mereka yang masih berusia 1 tahun 1 bulan terlihat deki dan tidak terurus. Padahal, seharian itu istrinya PM ada di tempat kos dan tidak bekerja apa pun.

Terjadilah perang mulut antara keduanya soal kondisi anak mereka yang tak terurus itu. Rupanya, sang istri memvideokan secara langsung pertengkaran itu. Hal inilah yang membuat AT marah, karena seharusnya persoalan rumah tangga jangan diumbar ke publik.

“Saat itu juga AT langsung mengambil sebuah botol air mineral dan melemparkannya ke PM. Kemudian langsung menuju ke istrinya sambil mengambil anaknya agar masuk ke rumah. Kemudian, setelah pertengkaran, anaknya langsung dititip ke rumah keluarga mereka yang tak jauh dari situ,” kata Iwan.

Kasus ini sendiri menurut Iwan sudah langsung ditangani pihak Polsek Maesa, di mana sudah dijadwalkan akan dilakukan mediasi antara keluarga kedua belah pihak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini