RADAR NASIONAL,--(Sleman),–Untuk meningkatkan minat budayadan gemar membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman mengadakan bedah buku The Butterfly Effect : Kepakan Sayap Kebaikan di Setiap Detak Kehidupan karya Cahyadi Takariawan di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur,Depok, Sleman Selasa(12/8/2025)
Dalam laporan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Perpustakaan, Ch. Rini Puspitasari, SP.,M.Si mengatakan literasi diikuti 50 orang berasal kalurahan Condongcatur 82 % sisanya dari kalurahan Caturtunggal dan Maguwoharjo, 36% laki-laki dan 64% perempuan.

Bedah buku menghadirkan narasumber Ali Imron, S.Pd., anggota DPRD Kabupaten Sleman dan Ida Nur Laila, S.Si.Apt. seorang penulis juga konselor, diikuti sebanyak 50 peserta berlatar belakang mahasiswa,wiraswasta,dan ibu rumah tangga.
“Gelar bedah buku ke-11 dari 19 kali bedah buku di tahun 2025, kami mengundang masyarakat agar mengetahui bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merupakan penerbit pemerintah yang akan menerbitkan buku-buku kekhasan Sleman” jelasnya
“ Kami berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpustakaan sebagai pembelajaran sepanjang hayat, sehingga salah satu visi misi Bupati Sleman yaitu meningkatkan pembangunan manusia yang produktif, berkualitas dan berkepribadian melalui sektor pendidikan dan pelatihan”ungkap Kabid Pembinaan dan Pengelolaan Perpustakaan Kab. Sleman
Dalam sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, MA menyampaikan peserta dapat membaca, menelaah dan mendalami isi buku yang berjudul The Butterfly Effect.
“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman sebagai lembaga penerbit pemerintah pada tahun 2024 telah menerbitkan buku berjudul Sleman Memang Beda; Mengeksplorasi Keunikan Kabupaten Sleman,buku PSS masih proses penyusunan. Besar harapan, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan perpustakaan Sleman” tuturnya
Sementara itu, Lurah Condongcatur, Dr. H. Reno Candra Sangaji, S.IP., MIP., dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan di wilayah Kapanewon Depok tempatnya di Kalurahan Condongcatur.
“Literasi tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperluas empati dan menumbuhkan semangat untuk berbuat baik, Kebutuhan informasi yang diperoleh dari buku sangat dibutuhkan oleh masyarakat wilayah Kalurahan Condongcatur dan sekitarnya” ujarnya.
Narasumber pertama , Ali Imron, S.Pd., anggota Banmus DPRD Kab. Sleman Komisi D menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang dalam masa penjajahan dimana masyarakat banyak dipengaruhi dengan adanya konsumsi minuman keras.
“Dalam penyusunan Raperda tentang minuman keras ini juga diarahkan sebagai bentuk perlindungan terhadap visi besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Regenerasi yang sehat dan unggul hanya dapat tumbuh dalam lingkungan sosial yang terbebas dari candu dan kehancuran moral akibat minuman keras sehingga perlu adanya pengalihan pemikiran masyarakat melalui bahan bacaan yang bermutu” ucapnya.
Narasumber kedua, Ida Nur Laila seorang penulis dan Konselor mengulas mengenai Buku Butterfly Effect : Kepakan Sayap Kebaikan di Setiap Detak Kehidupan karya Cahyadi Takariawan bahwa setiap tindakan kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberi dampak besar dalam kehidupan.
“ Allah akan membalas kebaikan setiap orang sebesar dzarahpun. Jangan lelah untuk berbuat baik. Perlunya silaturahmi akan membuka pintu keberkahan dan kebaikan. Kesenangan berbeda dengan kebahagiaan. Kesenangan berasal dari luar, kebahagiaan berasal dari dalam. Kebahagiaan memiliki 3 kunci yaitu kebahagiaan perlu kunci spiritual yang berasal dari Allah. Kunci sosial ada pada memberi bagi sesama manusia dan Kunci mental, jadilah mental kuat maka bahagia akan terwujud” ucapnya
Peserta antusias mengikuti hingga berakhirnya bedah buku, banyaknya pertanyaan disampaikan peserta. Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman berharap dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mencintai membaca, memperkaya wawasan, serta mempraktikkan nilai-nilai kebaikan dalam keseharian.(Ono)





