RADAR NASIONAL,-(YOGYAKARTA),-Sebagai kepeduliaan Palang Merah Indonesia DI Yogyakarta bersama PMI Kab.Bantul, Sleman, dan Gunungkidul mengirimkan 5 truk tangki 10 personel secara simbolis dilepas Ketua PMI GBPH H.Prabukusumo,S Psi di Markas PMI Gamping,Sleman Senin(21/12/2025)
Ketua PMI dalam sambutannya mengatakan tahap kedua tim Wash (air,sanitasi,kebersihan) segera bergabung dengan PMI Pusat yang bertugas 4 minggu.Disamping itu kedatangan PMI Pusat akan melakukan brefing dan pengecekan kelengkapan dan kelayakan kendaraan.” Saat ini dalam perjalanan,selanjutnya mereka akan melanjutkan perjalanan darat ke lokasi bencana.” ungkap Gusti Prabukusumo.
Menurutnya, lima truk tangki terdiri dari 2 unit dari PMI DIY, PMI Sleman, Bantul, dan Gunungkidulg masing-masing 1 unit.Sedangkan personel yakni Witoro Tri Utomo (PMI DIY), Dedy Santosa (PMI DIY), Triyono (PMI Gunungkidul), Rahmad Setyonugroho (PMI Gunungkidul), Thofek Ermawan (PMI o Gunungkidul), Andri Dwi Susilo (PMI Gunungkidul), Purwaka (PMI Sleman), Rizqi Aji Pradana (PMI Sleman), Safriyadi 9(PMI Sleman), dan Wakhid Kurniawan (PMI Bantul).
“Saya berharap tim yang berangkat tahap kedua ini selalu menjaga keamanan dan keselamatan, mengedepankan integritas dan eetikaukdan perilaku organisasi dan Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah”, pesan Gusti Prabu.
Ditambahkan,Tim PMI DIY sebelumnya,z yang bertugas dalam Tim Pelayanan Kesehatan Dasar Darurat (PKDD) masih bertugas di Aceh Tamiang.
“Mereka masih bertugas di Aceh Tamiang melaksanakan pelayanan medis, dukungan psikososial, promosi kesehatan, layanan kesehatan keliling mencakup wilayah Desa Tenggulun Kecamatan Tenggulun, Desa Sekumur Kecamatan Sekerak, Desa Medang Ara Kecamatan Karang Baru, Desa Bandung Jaya, Krueng Sekajar, Mesjid, Geulanggang Merak, Bukit Panjang Satu, le Bintah Kecamatan Manyak Payed, dan Desa Ratu Bintang, Kecamatan Bandar dengan penerima manfaat i486 orang terdiri dari 178 orang laki-laki dan 308 orang wanita,” jelas Gusti Prabu.
0Selain mobilisasi personel dan pengiriman truk tangki, PMI DIY melalui PMI Kota Yogyakarta juga telah mengirimkan bantuan sejumlah 200 kantong darah yang dikoordinir oleh PMI Pusat untuk mendukung upaya penanganan medis dan pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera. 
r”0PMI DIY masih membuka kesempatan untuk mendonasikan hingga per 22 Desember 2025 pukul 10.00 WIB, donasi terkumpul sebesar Rp 241.851.166.
” Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada masyarakat di seluruh Indonesia khususnya di DIY dan sekitarnya yang telah berdonasi melalui PMI DIY.Kami masih membuka kesempatan untuk. berdonasi hingga sampai 31 Januari 2026 melalui rekening Bank Mandiri Cab Sudirman nomor 137.000.744. 959.4 atas nama Penanggulangan Bencana PMI Propinsi DIY”, ungkap Gusti Prabu.
Selama bertugas di lokasi bencana Tim Pelayanan Kesehatan PMI DIY yang dipimpin dr.Aroyan mencatat beberapa temuan seperti di Aceh ia menuturkan jumlah penderita yang disebabkan cuaca di Aceh Tamiang itu diantaranya demam, batuk, pilek, gatal, nyeri, pusing, dan kebas.Tantangan selama menjalqnkan tugas pasca bencana, disamping cuaca tidak mendukung,dan keterbatasan sarana pendukung, kebutuhan masyarakat terdampak dalam pemenuhan dengan cepat dan merata,” jelas dr. Arroyan dari Klinik Pratama PMI DIY. Selama bertugas, Tim PMI DIY berkerjasam dengan PMI Aceh Tamiang, Rumah Sakit PMI Bogor, PMI Kota Surakarta, Puskesmas Manyak Peyed, dan stakeholder terkait di Aceh Tamiang.
“Kami berharap, bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi”, pungkas dr. Arroyan.(San)





