Peran KGPAA Paku Alam VIII terhadap perjalanan Akper Notokusumo 

0
58

RADAR NASIONAL, – (Yogyakarta),- Berawal dari Akademi Keperawatan Notokusumo Yogyakarta di bawah Yayasan Notokusumo menempati di Kagungan ndalem Kadipaten Pakualaman Yogyakarta.

Demikian diungkapkan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo Yogyakarta Taukit, M.Kep. saat ditemui kepada sejumlah media di ndalem Kadipaten Pakualaman, Jl Masjid no 5 Yogyakarta.“Akper Notokusumo merupakan kampus pertama Keperawatan swasta di Yogyakarta, yang selama ini ikut andil dalam mendidik tenaga kesehatan  diberbagai rumah sakit nasional maupun internasional.” ujarnya.

Menurutnya, Akper Notokusumo dibawah Yayasan Notokusumo didirikan pada tanggal 7 Juni 1979 sesuai akte Notaris No.3 nama Notokusumo diberikan oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII dengan mengambil nama dari putra Sri Sultan Hamengkubuwono I dan bergelar Kanjeng Adipati Aryo(KGPA)Paku Alam I.

Akper Notokusumo yang kemudian dalam perkembangan berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) di bawah Yayasan Notokusumo resmi berdiri pada tanggal 3 Februari 1990.Berdirinya Akadem Keperawatan Notokusumo yang awalnya menempati di ndalem Kadipaten Pakualaman tidak bisa lepas peran dari Pakualaman,dalam memajukan dunia pendidikan lewat Akper.” Atas kebaikan Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII kami diberi izin untuk menempati fasilitas milik Pakualaman untuk kampus Akper Notokusumo di jalan Masjid No. 5 Yogyakarta sampai sekarang.” ungkap Taukit.

Menurutnya tanpa ada kebaikan dan kepedulian Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII Stikes yang sampai saat bisa berkembang pesat. Di kagungan nDalem kadipaten Kepatihan Pakualaman itulah STIKES Notokusumo mampu mencetak tenaga profesional dalam bidang kesehatan.Di gedung bersejarah itulah kami bisa tumbuh sebagai perguruan tinggi swasta.Karena gedung tersebut sebagai cagar budaya kami tetap merawat dan menjaga hal ini sesuai dengan arahan dari Pakualaman, kami tetap menjaga sebaik baiknya sebagai cagar budaya dan kami tidak merubah.Di kampus Akper Notokusumo,di gedung bernilai sejarah sebagai tempat proses belajar mengajar berlangsung dilengkapi pelayanan mahasiswa,ruang administrasi,ruang kuliah, perpustakaan, ruang laboratorium.

Diakui selama menempati di jalan masjid 5 kemudian hingga berkampus STIKES di jalan Bener,Yogyakarta banyak alumni yang kini tersebar diberbagai lapangan kerja.

Sesuai SK Kementeristek Dikti Nomor 739/KPT/1//2019 tanggal 20 Agustis 2019 secara resmi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan(STIKES) Notokusumo.STIKES Notokusumo Yogyakarta yang mempunyai visi mewujudkan institusi pendidikan kesehatan berwawasan internasional dan menghasilkan lulusan yang berbudi pekerti luhur tahun 2035. Sedang misi yang diemban Stikes,diantaranya menyelenggarakan Tri Dharma

Perguruan yang bertaraf internasional serta menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang bertaraf internasional serta dilandasi nilai berbudi pekerti luhur.

Menyiapkan SDM baik kuantitas maupun kualitas serta mengembangkan sarana prasarana sesuai kemajuan IPTEK.

Menyelenggarakan tata kelola yang profesional dan menjalin jejaring kerjasama bertaraf internasional.

STIKES Notokusumo memiliki program studi S1 Keperawatan + Ners,Diploma 3 Keperawatan dan S1 Farmasi.

Keunggulan STIKES Notokusumo adalah kampus dengan akreditasi produk D3 Keperawatan LAM PT Kes B,Kampus dengan jejaring kerja sama serapan lulusan ke Jepang.Kampus dengan jumlah D3 Keperawatan terbanyak se DIY tiap Angkatan , Kampus dengan peringkat 1 se DIY kelulusan uji kompetensi D3 Keperawatan periode Oktober 2018 dan kampus dengan konsep lingkungan hijau nyaman : ” Go Green”.(xan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini