NU dan Muhammadiyah Diusulkan Dapat Nobel, Ini Penjelasan Wapres K.H. Ma’ruf Amin

0
343
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta./Foto: BPMI - Setwapres

RADARNASIONAL – Jose Ramos Horta, Presiden Timor Leste, mengusulkan agar Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai organisasi massa keagamaan, untuk mendapatkan penghargaan nobel dalam kontribusinya membangun toleransi.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dalam konferensi persnya di Hotel Conrad Abu Dhabi setelah menghadiri acara Human Fraternity Majlis di Abrahamic Family House pada Minggu (4/2).

“Bahkan tadi dalam sambutan Presiden Timor Leste Ramos Horta, itu mengusulkan supaya dua organisasi ini diberikan hadiah nobel karena perannya besar dalam rangka membangun toleransi.” terangnya.

“Model toleransi dari Indonesia memang sekarang sudah menjadi contoh bagi dunia,” lanjutnya.

Wapres menambahkan bahwa usulan dari Horta bukan sekedar usulan ringan semata, melainkan berdasarkan eksistensi Indonesia dalam menjaga persatuan melalui azas toleransi.

Hal ini juga dapat dilihat dari kiprah NU dan Muhammadiyah yang turut aktif dalam mengambil bagian dari hal tersebut di antara masyarakat Indonesia.

“Indonesia dengan penduduk yang sangat besar dengan keragaman dan kita bisa membangun toleransi di antara bangsa kita menjadi bangsa yang kita jaga keutuhannya persatuannya,” tuturnya kepada media.

Tak lupa Wapres juga mengucapkan terima kasih kepada pihak dunia yang sudah memberikan pengakuan dan apresiasi mereka terhadap Indonesia.

“Itu saya kira adalah hal yang patut kita syukuri,” tutupnya.

Sebelumnya, Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta telah menyampaikan usulannya dalam sambutannya di acara Human Fraternity Majlis di Abrahamic Family House pada pagi harinya.

“Saya menominasikan nobel dan penghargaaan perdamaian UNESCO untuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Semoga bisa diraih,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini