Jaga Stabilitas Harga, Polda DIY Gelar Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah

0
110
Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. saat memberikan bantuan kepada salah seorang warga. (Radnas-Ist)

RADAR NASIONAL,–(Yogyakarta) –POLDA DI  Yogyakarta bekerjasama dengan Perum Bulog DIY menggelar Kick Off Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolda  DI Yogyakarta  Kamis, (14/8/2025).

Program bertujuan  menyediakan  sembako  dengan harga  terjangkau  bagi masyarakat terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok, dibuka secara resmi oleh Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. Turut dihadiri oleh Kepala Perum Bulog Kanwil DIY, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, para Pejabat Utama Polda DIY, serta berbagai kalangan masyarakat.

Peluncuran  dipusatkan di komplek Bulog  Kanwil  DKI Jakarta dalam kesempatan  tersebut  Kapolri  Jenderal Listyo Sigit Prabowo  memantau  langsung pelaksanaan  GPM di berbagai daerah melalui daring  dengan  sejumlah Kapolda, juga  secara  simbolis bantuan sosial dan peninjauan stan bazar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Sedangkan Di wilayah Polda DIY, kick off Gerakan Pangan Murah berlangsung di halaman Mapolda DIY dengan memasarkan beras SPHP dengan harga Rp 11.000 Per kg atau Rp 55.000 untuk 5 Kg. Selain membantu Bulog menjual berasa SPHP, Polda DIY juga membagikan 500 paket bantuan sosial berisi Sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.

“Program ini tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara Polri, Bulog, dan Disperindag DIY dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi di tengah dinamika harga pasar,” ujar Kombes Pol Ihsan.

Pelaksanaan Gerakan Pasar Murah di Mapolda  DIY  14 Agustus 2025 ini mendapat respons positif dari masyarakat. Yuda, seorang driver ojek online asal Semin, Gunungkidul, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang lesu.

“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, kami bisa membeli beras dan sembako dengan harga yang murah. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena manfaatnya dirasakan semua kalangan, termasuk  kami.” ungkap Yuda.

Ungkapan apresiasi datang dari Cecilia, pedagang UMKM Mandiri yang ikut meramaikan stan bazar murah. Ia menyebut kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat mendapatkan sembako murah, tetapi juga membuka peluang pemasaran produk lokal.

“Kami para pelaku UMKM sangat terbantu. Selain pendapatan meningkat, produk kami juga lebih dikenal masyarakat luas. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan agar UMKM semakin berkembang,” ujarnya.

Sebelum kegiatan  Polda DIY dan jajaran Polres/Ta  telah melaksanakan Gerakan Pasar Murah  dari tanggal 7 sampai 13 Agustus 2025, dengan total penyaluran beras mencapai 95,47 ton di wilayah DIY.

Untuk memberi kesempatan kepada masyarakat Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda DIY akan berakhir  20 Agustus 2025,  masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih murah.(san)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini